salju

Selasa, 16 Juni 2009

MATERI PHP 2

MySQL adalah konsep penanganan database, terutama seleksi dan pemasukan data, sehingga pengolahan data bisa dikerjakan dengan mudah dan cepat. Kemampuan suatu sistem database (DBMS) dapat dikatakan baik dengan melihat dari cara kerja optimizer-nya dalam menjalankan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh pengguna maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL secara nyata lebih unggul dibanding database server lainnya dalam penanganan data. Ini dibuktikan dengan melihat yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL jauh lebih cepat dari PostgreSQL dan juga lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.


Koneksi Database Dengan menggunakan PHP


Koneksi Antara database dan PHP sangat penting dalam pembuatan web yang berguna untuk pemanggilan Data seperti yang digunakan dalam pembuatan Register,Membuat polling dan Pembuatan Cuplikan artikel.PHP paling sering di manfaatkan Oleh para web developer karena kemampuanya melakukan koneksi ke DATABASE dengan mudah dan cepat. Sehingga memudahkan kita untuk melakukan koneksi antara PHP dan database. Dalam pembahasan kali ini kita akan menggunakan MYSQL karena perangkat lunak databases satu ini sangat popular dan bersifat open source dan yang paling penting PHP memiliki fungsi-fungsi yang mendukung Penggunaan perangkat lunak yang satu ini.

Pembahasan kali ini saya terapkan setelah membaca PCplus dan saya telah mencoba setelah melakukan beberapa modifikasi dan berhasil dengan baik, kali ini saya terapkan dengan cara dan bahasa saya yg mudah dimengerti.

Pada dasarnya aplikasi MySQL terdiri dari dua bagian, yaitu MySQL server yang berjalan sebagai service atau daemon, beberapa perintah yang dijalankan dari command prompt atau shell yang digunakan untuk administrasi server, dan MySQL client yang menyediakan antarmuka untuk melakukan administrasi database di MySQL server.

Untuk keperluan contoh dan latihan, kita akan membuat sebuah database dengan MySQL. Buatlah sebuah database dengan nama perpustakaan sebagai berikut:

mysql> create database perpustakaan;

Pilihlah database tersebut sebagai database aktif.

mysql> use perpustakaan;

Buatlah sebuah tabel baru dengan nama table1 sebagai berikut:

mysql> create table table1(

-> nama_buku varchar(50),

-> jenis_buku varchar(30),

-> deskripsi varchar(50),

-> penulis varchar(30),

-> penerbit varchar(30);

Tabel ini adalah contoh suatu tabel daftar nama. Isikan tabel tersebut dengan data-data yang terdapat pada tabel A sebagai berikut:

Tabel A. Record-record untuk table1
nama_buku jenis_buku deskripsi penulis penerbit
Web dan PHP Pemrograman Cara cepat belajar PHP anton Tiga Serangkai
Cara mendidik anak keluarga Cara praktis mendidik anak andi Tiga Serangkai
Malin kundang Cerita rakyat Menceritakan tentang anak yang durhaka dayat Gava Media
Hidup sehat dengan olahraga Tips Cara hidup sehat Gale Gava Media
Instalasi komputer Komputer Cara Instalasi komputer Rasyid Tiga Serangkai

Ini trik untuk mempermudah proses “pengisian” data ini. Buatlah sebuah file teks yang berisi teks sebagai berikut:

Insert into table1 values (’web dan php’,'Pemrograman’,'cara cepat belajar php’,'anton’,'Tiga serangkai’);

Simpanlah file teks tersebut dengan nama misalnya table1.sql. Lalu jalankan perintah mysql dari prompt/shell sebagai berikut:

# mysql pcplus < table1.sql

atau

c:\mysql\bin> mysql pcplus < table1.sql

Bila perlu sertakan path lengkap dari file table1.sql tersebut.

Untuk memeriksa apakah pengisian data tersebut berhasil, maka buatlah query sebagai berikut:

myqsl> use perpustakaan;

mysql> select * from table1;

Hasil yang diberikan seharusnya sama persis dengan yang terlihat pada tabel A.

Nah, sekarang kita masuk ke aplikasi PHP yang akan mengakses database tersebut. Latihan pertama yang diberikan adalah mengakses atau melakukan koneksi ke server MySQL, mengambil query, dan menampilkan query tersebut ke halaman web.

Untuk melakukan koneksi ke database MySQL digunakan fungsi mysql_connect(). Fungsi ini merupakan jembatan antara aplikasi PHP dengan database MySQL. Sintaksnya adalah sebagai berikut:

mysql_connect(server, user, password)

Server adalah nama server yang merupakan host dari MySQL server, sedangkan user dan password adalah user dan password MySQL. Contoh:

$conn = mysql_connect(’localhost’,'root’,'rahasia’)

Setelah jembatan itu terbentuk, berikutnya adalah memilih database mana yang akan digunakan dalam aplikasi PHP. Fungsi yang digunakan adalah mysql_select_db(). Sintaksnya adalah sebagai berikut:

mysql_select_db(namadatabase[,koneksi])

Parameter koneksi adalah variabel yang menyimpan koneksi ke MySQL server yang dilakukan oleh fungsi mysql_connect(). Contoh:

mysql_select_db(’perpustakaan’,$conn)

Berikutnya adalah mengambil query dari database yang telah terkoneksi tersebut. Fungsi yang digunakan adalah mysql_query(). Sintaksnya adalah sebagai berikut:

mysql_query(perintahsql[,koneksi])

Contoh:

$qry = mysql_query(’select * from table1′,$conn)

Yang terakhir adalah menampilkan hasil query tersebut ke halaman web. Fungsi yang digunakan adalah mysql_fetch_array(). Fungsi ini digunakan untuk memasukkan hasil query ke dalam array assosiatif dan/atau array numeris. Dalam bentuk variabel array, tentunya record-record tersebut kini bisa ditampilkan. Sintaks dari fungsi mysql_fetch_array() adalah sebagai berikut:

mysql_fetch_array(query)

Query adalah hasil query yang didapatkan dari fungsi mysql_query(). Contoh:

$row = mysql_fetch_array($qry)

Berikut ini adalah contoh skrip lengkap bagaimana mengakses tabel table1 dari database yang telah kita buat di awal artikel ini.





Koneksi Ke Database






$host = “localhost”;

$user = “root”;

$pwd = “rahasia”;

$db = “perpustakaan”;

$sql = “select * from table1″;

$conn = mysql_connect($host,$user,$pwd);

mysql_select_db($db);

$qry = mysql_query($sql);

?>


















while ($row = mysql_fetch_array($qry)) {

?>
















}

?>


0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

 
Nama Buku Jenis_buku Deskripsi Penulis Penerbit